| Dok.Net |
Semua itu tak jadi masalah jika kamu bisa membagi waktu. Tapi itu akan jadi masalah manakala fokus kamu hilang. Ibarat fotografi, bila tak bisa fokus pada satu objek, maka foto itu menjadi tak bernilai.
Manusia tetaplah manusia, kelebihan dan kekurangannya tetap akan melekat, tidak akan lepas. Oleh karenanya, kita perlu semacam magnet untuk menarik kekurangan yang ada pada manusia untuk menjadikannya kelebihan. Bagi saya, fokuslah jawabannya. Dengan bahasa lain yakni ulet. Karena dengan ulet/fokus akan membuat kita berproses kepada kelebihan.
Kalian pasti tak akan menapikan diri bahwa ada seorang yang pandai memainkan piano padahal dia punya keterbelakangan mental. Apa yang menyebabkan itu terjadi? Fokus atau ulet sebenarnya yang ia lakukan.



