Thursday, April 10, 2014

Dirgahayu Pesta Demokrasi



Kampanye partai Demokrat/Ilustrasi
(Foto: surabaya.tribunnews.com


Tahun 2014 boleh dikatakan sebagai tahunnya politik. Sebab segalanya selalu berbau politik. Di warung kopi orang banyak bicara politik, di tembok-tembok actor politik unjuk gigi, di tiang listrik, di televisi apalagi, sampai-sampai di instansi pendidikan pun tak luput dari aroma politik. Bendera Merah Putih pun sepertinya kalah pamor dengan bendera parpol yang lebih gagah berkibar.

Itulah Indonesia, Negara yang punya ritual khas lima tahunan. Semua menyoroti pesta demokrasi itu. Ya, hal itu tentunya wajar, sebab di sanalah momentum negeri ini untuk bangkit dari keterpurukan. Segala harapan tentu bersemayam di hati para penghuninya. Tak terkecuali bagi seorang bayi yang baru lahir yang punya harapan besar untuk hidupnya kelak bisa sejahtera.

Di satu sisi, euforia seperti itu memang diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakatnya pada politik. Tapi di satu sisi, kita juga harus berhati-hati dengan euforia itu. Jangan kita terlalu terlena dimabuk kepayang demokrasi. Jangan sampai para wakil-wakil kita terus-terusan “berpesta”. Sementara yang lainnya

Thursday, March 13, 2014

Langkah Cermat saat Bencana Datang

invonesia.com
Ilustrasi/invonesia.com
Oleh Adi Permana

Akhir-akhir ini, di Indonesia sering terjadi bencana alam. Seperti meletusnya Gunung Kelud, banjir di Subang dan yang lainnya. Hal tersebut tentunya membuat kita harus waspada dan sigap di kala bencana alam datang. Banyak yang menjadi korban jiwa di saat bencana datang karena kurangnya pengetahuan dan persiapan tentang bagaimana yang harus dilakukan saat bencana datang. Berikut adalah langkah cermat di kala bencana datang.

 Pertama, selalu persiapkan kotak Perawatan Pertama Pertolongan Korban (P3K). Banyak orang yang seolah menghiraukan keberadaan kotak P3K di dalam rumah. Padahal, keberadaan kotak tersebut adalah langkah awal penanggulangan medis bila terjadi hal yang tak diinginkan. Apalagi saat bencana datang, orang-orang termasuk dokter sekalipun pasti akan sibuk untuk menyelamatkan diri sendiri sebelum menyelamakan orang lain.

Kedua, perbanyak pengetahuan tentang cara bagaimana menghadapi bencana alam. Misalnya saat terjadi gempa bumi mendadak. Bila tak sempat untuk keluar dari bangunan beratap, sebaiknya kita bersembunyi di balik meja-meja yang tebal. Atau ketika banjir datang, biasanya anak-anak malah asik untuk bermain air. Mereka tidak sadar kalau itu bisa membahayakan mereka, orangtua harus sigap untuk memperingatkan dan menjaga buah hatinya.

Sunday, March 9, 2014

Tips Mudah Berbelanja di Pasar Cimol

sumber: bisnis-jabar.com
Berbelanja di pasar Cimol atau pasar barang bekas bukan hal yang mudah. Sebab kita harus cermat memilih barang yang kualitasnya masih bagus. Kita juga harus pandai-pandai menawar barang. Selain itu, berbelanja di pasar Cimol juga ada poin plusnya, yaitu bisa menghemat isi dompet. Lumayan kan untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya.

Nah, bila Anda kebingungan bagaimana cara berbelanja di pasar Cimol, berikut adalah enam tips mudah berbelanja di pasar Cimol. Pertama siapkan uang tunai. Karena di pasar Cimol biasanya susah untuk mencari ATM. Kedua,   teliti barang yang akan dibeli. Periksalah dari segi jahitannya dan carilah pakaian yang tidak kotor, karena kalau pakaian yang kotor biasanya kualitasnya buruk dan dapat mengganggu pada kulit Anda bila nanti dipakai.

Hati-hati Jangan Sering Begadang!

Ilustrasi/liniberita.com
Jika Anda masih suka begadang atau sering tidur larut malam, mulai saat ini cobalah untuk berhenti. Sebab banyak kerugian yang ditimbulkan dari seringnya kita begadang. Terutama kerugian pada kesehatan tubuh Anda. Dampak yang sangat dirasakan bagi sering yang begadang yakni kulit yang kering, kelopak mata yang tampak hitam, mata merah dan selalu lesu. Tidur yang ideal bagi seseorang adalah 7-8 jam perhari.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Shives dari Universitas of Surrey di Inggris, seperti yang dijelaskan di situs Wolipop.com, menjelaskan dampak buruk terhadap orang yang suka begadang. Pertama akibat begadang adalah tingkat Depresi yang tinggi. Biasanya orang sering begadang kondisi kejiwaanya tidak stabil. Oleh karenya ia sangat mudah terkena Stress bahkan depresi bila dihadapkan pada suatu permasalah berat.

Monday, February 24, 2014

Wahyu Memandu Ilmu


UIN SGD Bandung

Pernahkah kalian mendengar istilah itu? Ya, itulah visi  kampus UIN SGD Bandung. Sebuah paradigma  penuh esensi yang sarat akan makna dan tujuan luhur. Mungkin sebagian dari mahasiswa UIN SGD Bandung akrab dengan istilah itu. Tapi tak menutup kemungkinan ada juga yang tak kenal sama sekali, sungguh ironis. 

Ketika saya pertama kali mendengar istilah itu, saya langsung takjub. Kenapa? Karena saya beranggapan bahwa ilmu yang akan disajikan kampus ini adalah ilmu yang tak terlepas dari moral dan nilai-nilai agama.

Kita patut apresiasi akan visi itu. Karena visi itulah yang menjadi identitas penting bagi sebuah lembaga pendidikan bernafaskan Islam. Tapi di sisi lain, kita juga patut mengkritisi akan fenomena nyata yang terjadi di lingkungan kampus. Apakah visi itu sudah terlaksana? Apakah visi itu sudah digaungkan oleh seluruh civitas akademik? Apakah visi itu hanya sebatas slogan semata? Jawabannya masih abu-abu! Sebab masih banyak praktek-praktek yang tak sesuai dengan visi yang digencarkan itu.

Friday, February 14, 2014

Belajarlah untuk Fokus

Dok.Net
Manusia itu berproses. Jadi jika hari ini kamu ingin mendahului proses, maka celakah kamu. Misalnya kamu sedang kuliah baru 3 semester, kemudian ekspektasi berpikir kamu sudah mengarah kepada kerja (pragmatis) maka celakalah kuliahnya. Bersiaplah untuk lulus lama. Ada masanya ketika kamu harus belajar dan harus kerja. Itulah proses.

Semua itu tak jadi masalah jika kamu bisa membagi waktu. Tapi itu akan jadi masalah manakala fokus kamu hilang. Ibarat fotografi, bila tak bisa fokus pada satu objek, maka foto itu menjadi tak bernilai. 

Manusia tetaplah manusia, kelebihan dan kekurangannya tetap akan melekat, tidak akan lepas. Oleh karenanya, kita perlu semacam magnet untuk menarik kekurangan yang ada pada manusia untuk menjadikannya kelebihan. Bagi saya, fokuslah jawabannya. Dengan bahasa lain yakni ulet. Karena dengan ulet/fokus akan membuat kita berproses kepada kelebihan.

Kalian pasti tak akan menapikan diri bahwa ada seorang yang pandai memainkan piano padahal dia punya keterbelakangan mental. Apa yang menyebabkan itu terjadi?  Fokus atau ulet sebenarnya yang ia lakukan.

Monday, February 10, 2014

Demonstrasi yang Tidak Intelek





Ilustrasi/Dok.Net
Oleh Adi Permana*

Pada suatu kesempatan, penulis pernah menjumpai suatu aksi demontrasi di sebuah kampus negeri di Bandung. Para demonstran itu adalah mahasiswa yang tergabung dalam sebuah forum yang tak bisa disebutkan namanya. Mereka terus berorasi dan berkoar-koar seolah tak takut pita suaranya putus. Tidak hanya berorasi, mereka juga melakukan longmarch mengelilingi kampus. Mereka mengajak mahasiswa lainnya untuk ikut turun beraksi.


Tapi sayag, aksi mereka tak begitu ditanggapi oleh para mahasiswa lain. Mereka—yang berdemontrasi—diacuhkan begitu saja, tak digubris sama sekali. Hanya ditonton seperti menonton aksi doger monyet.